Loading

Franz Ferdinand: Mengubah Tennis Outdoor jadi Dance Floor

Concertholic.id – Sekitar pukul 22.30 (30/11), iklan sponsor di layar sisi-sisi panggung berhenti dan digantikan dengan video lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’. MC memanggil para penonton untuk berdiri dan ikut bernyanyi. Area Tennis Outdoor Senayan tampak semakin padat, baik oleh penonton yang baru hadir atau yang sudah tiba dari sore hari dan menyaksikan Fourtwnty, Elephant Kind, dan Barasuara sebelum tampilnya bintang utama. Koor penonton ini tak berhenti di lagu kebangsaan saja tetapi langsung berlanjut ke ‘A Glimpse of Love’, lagu pertama yang dibawakan Franz Ferdinand malam itu, hingga ke lagu-lagu berikutnya.


Franz Ferdinand adalah Alex Kapranos (vokal/gitar), Paul Thomson (drum), Bob Hardy (bass), Julian Corrie (kibor), Dino Bardot (gitar). Dua nama terakhir adalah personel yang baru bergabung pada Mei 2017 dan menjadikan formasi Ini berbeda dari yang tampil di acara Playground Jakarta, sembilan tahun lalu.
Lagu baru maupun lagu hits lama seperti ‘Do You Want To’, ‘Take Me Out’, dan ‘The Dark of the Matinee’ disambut oleh riuh antusiasme penonton. Tata pencahayaan panggung yang dinamis pun menjadi kepuasan visual yang mendukung musik energik dari Franz Ferdinand. Franz Ferdinand tidak berubah, mereka tetap penuh energi dan mampu mengajak para penggemarnya bergoyang Apalagi dengan Kapranos yang atraktif dan interaktif sebagai frontman.


Menyapa dengan bahasa lokal bukanlah hal unik yang dilakukan artis untuk berinteraksi dengan penonton, tapi Franz Ferdinand melakukan lebih dari kata ‘terima kasih’. Mereka semua, kecuali Hardy, mengenakan kemeja batik yang konon baru dibeli di Plaza Senayan sebelum konser. Mereka khusus memainkan lagu ‘Outsiders’ yang merupakan permintaan salah satu penonton. Bahkan mereka mengajak
seorang penonton ikut bermain di panggung bersama mereka.
Sebelum ‘Lazy Boy’ dimainkan, Kapranos bertanya kepada penonton siapa yang bisa memainkan gitar elektrik Ia tampak senang melihat banyak respon tangan terangkat. Setelah Lazy Boy berakhir, ia kembali menanyakan hal yang sama. Kali ini ia memilih satu penonton dan menariknya ke panggung. Penggemar beruntung bernama Ade itu pun diajak memainkan lagu Michael.

Band sempat pura-pura berlalu ke balik panggung setelah lagu ‘Ulysses’. Setelah penonton riuh meminta mereka kembali selama beberapa saat, Kapranos dan teman-temannya pun kembali ke panggung. Kapranos muncul sambil minum dari sebuah mug yang ternyata merupakan petunjuk lagu berikutnya, ‘Always Ascending’ (“bring me cup/bring me water”).
Pada saat lagu penutup ‘This Fire’ dimainkan, Kapranos meminta penonton duduk berlutut dan loncat saat reff dimainkan. Ini mengingatkan pada sebuah adegan di film Avengers: Age of Ultron saat Loki membuat penduduk Bumi berlutut dan menyembahnya. Bedanya, para penggemar Franz Ferdinand ini melakukannya tanpa paksaan atau pun pengaruh sihir.

Setelah Jakarta, Franz Ferdinand akan terbang ke Bali untuk penampilan berikutnya tanggal 2 Desember 2018 di Potato Head Beach Club di Bali. Konser mereka di Bali akan didukung oleh Felix Dickinson, Sunmantra (Live) Seabass, dan Sunset People Project. Masih di promotori oleh Stellar Events dan Sound Rhythm, yang sukses mengundang Franz Ferdinand beraksi di Indonesia.

 

Teks: Cinita Nestiti

Foto: Syahru Rama